IMG-20211220-WA0014

Anggota AEPI DIY Garap Pesanan Seragam Itwasum Polri Secara Gotong Royong

 

 

Ketua Asosiasi Eco-printer Indonesia (AEPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erna Herawati yang dikenal dengan brandnya Econana, di penghujung tahun 2021 ini banjir pesanan. Baik pesanan individu maupun dari instansi. Tidak seperti biasanya, kali ini ada pesanan istimewa dari instansi Kepolisian dalam jumlah banyak, yaitu pesanan ecoprint lurik bemberg sebagai bahan seragam. Customer tertarik ecoprint garapan Erna Herawati saat dipakai fashion show di Prambanan Fest. 

Seragam tersebut nantinya akan dikenakan oleh para istri petinggi Polri se Indonesia, dalam acara Rapat Kerja Analisa dan Evaluasi (Raker Anev) Inspektorat Pengawasan Umum Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia ( Itwasum Mabes Polri). Raker tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 17 Desember 2021 di Yogyakarta. 

Pesanan seragam khusus ini harus segera dipenuhi dalam waktu kurang dari satu minggu. Waktu yang singkat untuk merampungkan 75 potong kain ecoprint, tidak menyurutkan semangat Erna Herawati untuk segera mengerjakan pesanan seragam tersebut tepat waktu. 

“Pesanan seragam ini atas permintaan dari salah satu pelanggan saya, yang merupakan istri pejabat dari lingkungan Polri. Sebenarnya yang diinginkan adalah seragam lurik, lalu saya sarankan untuk membuat seragam lurik ecoprint. Alhamdulillah, saran saya disetujui”. Jelas Erna Herawati ketika dihubungi Tim MM AEPI melalui pesan singkat Whatsapp.

“Bu Erna menghubungi saya untuk bahan lurik bemberg untuk dieco, sepanjang 150 meter. Tadinya ragu-ragu sekali, akhirnya saya support untuk menerima orderan tersebut.” Kata Fitriani Kuroda produsen lurik bemberg dari Milangkori Persada, yang kami kutip dari postingan di laman Facebook (FB)nya. 

“Costumer hanya memberi waktu lima hari, untuk menyelesaikan pesanan seragam bemberg lurik ecoprint”, lanjut Erna 

Dengan jumlah pesanan yang tidak sedikit dalam waktu yang singkat, tidak mungkin jika dikerjakan sendiri. Maka Erna Herawati menghubungi teman teman sejawatnya, para ecoprinter anggota AEPI untuk mengerjakan bareng pesanan seragam tersebut. Tentu saja, hal ini menjadi berkah tersendiri bagi para ecoprinter DIY.

“Agar pesanan selesai tepat waktu, maka saya mengundang teman teman ecoprinter DIY yang bisa kumpul pada hari itu, untuk menggarap secara maraton pesanan seragam ecoprint dengan bergotong royong. Alhamdulillah, dalam sehari kami berhasil merampungkan 25 potong kain dan langsung saya kirim kepada pemesan.”

Alasan Erna mengajak ecoprinter lainnya dalam proses pengerjaan pesanan ecoprint lurik bemberg ini adalah, untuk lebih memberdayakan ecoprinter khususnya anggota AEPI DIY. Disamping itu jika dikerjakan sendiri akan memakan waktu yang lama, tetapi jika dikerjakan secara bersama sama akan lebih cepat selesai. Tentu saja dengan quality control yang sangat ketat.

Bersama Inna Arada, Ima, Fetty, Atik, Esti, Dini dan Grace, Erna berkolaborasi, bekerjasama bahu membahu menyelesaikan pesanan seragam ecoprint lurik bemberg bagi para petinggi Bhayangkari se Indonesia tersebut. 

Semangat gotong royong yang dilakukan oleh Ketua AEPI DIY dalam memenuhi permintaan buyernya patut ditiru. Karena gotong royong merupakan ciri khas bangsa Indonesia, yang sudah berakar di masyarakat dan wajib dilestarikan. Inilah bentuk simbiosis yang saling menguntungkan kedua belah pihak, untuk maju bersama.

 

(/Tar).

 

 

Posted in

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hubungi kami