WhatsApp Image 2021-11-19 at 07.55.58

AEPI Banten Adakan Pelatihan Ecoprint di Lapas Wanita Kelas 2A Tangerang

 

 

Hari Ulang tahun Asosiasi Eco-Printer Indonesia (AEPI) yang jatuh pada tanggal 12 November, diperingati dengan berbagai kegiatan di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan berupa ngecobar dan berbagai lomba yang diikuti oleh anggota AEPI yang tersebar di penjuru Indonesia. Seperti lomba design ecoprint From Zero to Hero, lomba Adiwarna Ecoprint Indonesia , dan ngecobar yang digelar di masing masing wilayah.

Tak ketinggalan AEPI Banten juga memperingati HUT AEPI dengan mengadakan ngecobar. Ngecobar kali ini luar biasa, karena dilaksanakan di tempat yang tidak biasa, seperti yang dilaksanakan di wilayah lain. Bertempat di aula Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Wanita Kelas 2A Tangerang, pada Selasa (16/11) AEPI Banten mengadakan pelatihan ecoprint bagi warga binaan penghuni lapas yang berjumlah 40 orang.

Berkenan hadir serta membuka acara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Esty dengan koordinator pelatihan Indri. Sedang tim AEPI yang hadir pada kegiatan pelatihan tersebut adalah, Ketua AEPI Banten Nuning Sekarningrum, Veronica Nugroho, Irma Soesanty, Neneng Nurmaesih, Yetty Kusmayanti dan Ira Damayanti dengan didampingi oleh Pengurus AEPI Pusat Anie S. Handayani dan Fiona.

Pengurus AEPI Banten bekerja keras bahu membahu, menyumbangkan waktu, tenaga, pikiran dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelancaran kegiatan tersebut, diantaranya menyiapkan peralatan, bahan bahan untuk ecoprint, seperti kain, bahan untuk mordant, pewarna alam dan lain lain. Segala kebutuhan yang diperlukan diusahakan oleh pengurus secara pribadi serta mendapat support dari Arae dan Rumah BUMN Cilegon

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan sambutan dan doa bersama. Sebelum memulai ngecobar, Teh Noens panggilan akrab Nuning Sekarningrum, memberikan penjelasan tentang tutorial ecoprint, jenis kain yang bisa digunakan dan hal hal yang berhubungan dengan ecoprint. Selanjutnya warga binaan mempraktekkan membuat kain ecoprint dibawah bimbingan pengurus AEPI. Selain ngecobar, dalam kegiatan tersebut, juga diadakan acara potong kue dan hiburan.

Saat yang paling seru dan paling ditunggu tunggu adalah ketika membuka lontong kain, tidak disangka, hasil karya mereka sangat luar biasa. Semuanya bagus bagus, eskipun ini adalah kali pertama ereka membuat ecoprint . Tentu saja hal ini tidak terlepas dari peran para tutor dan antusiasme dari para peserta.

“Saya senang dan terharu, karena mereka sangat antusias. Mereka bertemu kami seperti bertemu dengan saudara, mereka merasa mendapatkan support . Ini bukan tentang apa yang kita beri, tetapi tentang apa yang kita dapat hari ini. Kita mendapatkan persaudaraan, pembelajaran diri yang luar biasa. Seperti yang pernah disampaikan Ketua AEPI bapak Puthut, bahwa AEPI harus bermanfaat bagi masyarakat.” kata Nuning Sekarningrum atau yang biasa disapa Teh Noens melalui pesan suara grup whatsapp.

Dalam keterangannya secara langsung, Kalapas Wanita Kelas 2A Tangerang, Esty mengatakan, “ Terima kasih AEPI yang telah mengadakan kegiatan yang luar biasa di sini, mudah mudahan nanti bisa berlanjut.”
“Tidak menyangka, dari bahan bahan alami yang kita gunakan, bisa menghasilkan produk yang luar biasa.” lanjut Esty

Kegiatan ditutup dengan acara foto bersama peserta ngecobar, pengurus dan Ketua Kalapas beserta para staf dan pengurus AEPI.

(/Tar).

 

              

 

    

 

Posted in

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hubungi kami